PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI INOVASI PENGOLAHAN RUMPUT LAUT DALAM MENINGKATKAN EKONOMI LOKAL DI KECAMATAN KULISUSU, KABUPATEN BUTON UTARA

Authors

  • Nuru Yarkuran Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi Author

Keywords:

Seaweed, Product Innovation, Coastal Community, Local Economy, Value-Added

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to empower coastal communities through seaweed processing innovation to enhance the local economy in Kulisusu District, North Buton Regency. The method used is a participatory approach consisting of socialization, training, mentoring, and evaluation stages. The training focuses on processing seaweed into value-added products such as seaweed dodol and chips, as well as improving packaging and product labeling quality. The results show an increase in community knowledge and skills in processing seaweed into more diverse and economically valuable products. In addition, the formation of community business groups supports program sustainability. This activity has a positive impact on increasing income and economic independence of coastal communities through the optimal and sustainable utilization of local potential.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allison, E. H., & Ellis, F. (2001). The livelihoods approach and management of small-scale fisheries. Marine Policy, 25(5), 377–388.

Arsyad, L. (2016). Economic development in coastal communities. Journal of Indonesian Economy and Business, 31(2), 101–112.

Béné, C. (2006). Small-scale fisheries: Assessing their contribution to rural livelihoods. FAO Fisheries Circular, 1008, 1–46.

Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman hayati laut sebagai aset pembangunan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Kelautan, 8(2), 55–67.

Fauzi, A., & Anna, Z. (2005). Modeling fisheries resource management in Indonesia. Coastal Management, 33(4), 421–439.

Fitriana, N., & Prasetyo, A. (2019). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengolahan hasil laut. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 45–52.

Handayani, S., & Suryanto, D. (2018). Pengembangan usaha kecil berbasis hasil perikanan di wilayah pesisir. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 19(2), 123–134.

Kurniawati, D., & Nugroho, R. (2020). Strategi peningkatan nilai tambah produk perikanan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 67–78.

Kusnadi. (2009). Keberdayaan nelayan dan dinamika ekonomi pesisir. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 4(1), 1–12.

Lestari, P., & Widodo, S. (2017). Peningkatan kualitas produk olahan ikan melalui inovasi teknologi. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 6(2), 89–98.

Mulyadi, S. (2007). Ekonomi kelautan dan perikanan. Jurnal Kebijakan Ekonomi, 2(1), 33–45.

Nuryanti, S., & Swastika, D. (2016). Peran kelompok usaha dalam pengembangan UMKM pesisir. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 13(3), 210–220.

Pranoto, H., & Yusuf, M. (2015). Pengemasan produk sebagai strategi pemasaran UMKM. Jurnal Manajemen Pemasaran, 10(1), 23–30.

Putri, R. A., & Sari, D. (2021). Digital marketing untuk produk perikanan skala kecil. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 145–156.

Rahim, A., & Hastuti, D. (2018). Strategi penghidupan masyarakat nelayan. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 12(1), 55–66.

Sari, M., & Wibowo, A. (2020). Inovasi produk olahan ikan untuk meningkatkan daya saing. Jurnal Teknologi Pangan, 11(2), 101–110.

Satria, A. (2015). Pengantar sosiologi masyarakat pesisir. Jurnal Sosiologi, 20(1), 1–10.

Setiawan, B., & Hidayat, T. (2019). Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir berbasis potensi lokal. Jurnal Pembangunan Wilayah, 15(2), 89–100.

Widodo, J., & Suadi. (2006). Pengelolaan sumber daya perikanan laut. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 1(1), 1–10.

Yuliana, E., & Rahman, A. (2022). Strategi pengembangan usaha olahan hasil laut pada masyarakat pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 77–86.

Published

2026-04-07

How to Cite

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI INOVASI PENGOLAHAN RUMPUT LAUT DALAM MENINGKATKAN EKONOMI LOKAL DI KECAMATAN KULISUSU, KABUPATEN BUTON UTARA. (2026). WAKATAMBA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir & Kepulauan, 1(1), 23-32. https://journal.rabiah.org/index.php/WAKATAMBA/article/view/19