PERAN INFORMASI DALAM KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA
Keywords:
Peran, Teknologi Informasi, BudayaAbstract
Perkembangan teknologi informasi telah menunjukkan kemajauan sangat cepat. Kemajuan itu telah menyebabkan manusia lebih mudah untuk berhubungan satu sama lain. Dimulai pada isu-isu ekonomi, politik, ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan hidup, sejarah, perdamaian dan sebagainya. Gejala umum yang dapat dirasakan atau dilihat hari ini, terutama dalam kaitannya dengan kehidupan beragama adalah jumlah ilmuwan yang tinggal di kota-kota besar sangat menyadari bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat menyelesaikan semua masalah kehidupan manusia. Karena ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat memberikan ketenangan pikiran bagi mereka merasa ada sesuatu yang "kurang pas" atau "hilang" dari diri mereka sendiri. Mereka mencoba untuk menemukan "hilang" dalam beberapa cara, antara lain dengan melihat ajaran spiritual agama. Splendor kehidupan beragama di kota-kota besar setelah memudar sebelumnya dihuni oleh lapisan atas dari segi ekonomi dan pengetahuan merupakan salah satu indikator bagaimana besarnya kehilangan kesadaran. Suatu informasi atau pesan yang disampaikan komunikator kepada komunikan akan komunikatif apabila terjadi proses psikologis yang sama antara insan-insan yang terlibat dalam proses tersebut. Dengan perkataan lain, informasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan adalah situasi komunikatif seperti etos pada diri komunikator.
Downloads
References
Abdullah. Amin. (1999). STUDI AGAMA: NORMATIVITAS DAN HISTORITAS? Cet. II; Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Agus. Bustanuddin. (2007). AGAMA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA PENGANTAR ANTROPOLOGI AGAMA, Jak.arta: PT. Raja Grafindo Persada.
Alfin, (1986). TRANSFORMASI SOSIAL BUDAYA DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL, Jakarta: UI Press.
Amir, Matri, (1999). ETIKA KOMUNIKASI MASA DALAM PANDANGAN ISLAM, Cet. II (Jakarta: Logos)
Cangara, Hafied. (20000. PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI, Cet. II, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, (1997) KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA, Cet. IX; Jakarta: Balai Pustaka.
Harsojo. (1982). PENGANTAR ANTROPOLOGI, Jakarta: Bina Cipta.
Koentjaraningrat. (2000). PENGANTAR ILMU ANTROPOLOGI, Jakarta: Binacipta.
Kuswandi,Wawan. (1996). KOMUNIKASI MASSA, SEBUAH ANALISIS MEDIA TELEVISI, Cet. I; Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Mastuhu, (2003). MENATA ULANG PEMIKIRAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DALAM ABAD 21, Jakarta: Safiria Insania Press.
Mulyana, Deddy, dan Jalaluddin Rakhmat (Ed), (1996). KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA PANDUAN KOMUNIKASI DENGAN ORANG ORANG BERBEDA BUDAYA, Cet. III, Edisi 2; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nasution, Harun. (1985). ISLAM DITINJAU DARI BERBAGAI ASPEKNYA, Jilid I, Cet V; Jakarta: UI Press.
Nata, Abudin. (2001). METODOLOGI STUDI ISLAM (Cet. VI; Jakarta: Raja Grafindo Persada)
Uchjana Effendy, Onong. (2002) KOMUNIKASI TEORI DAN PRAKTEK, Cet XVI; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Shihab, M. Quraish. (1992). MEMBUMIKAN AL-QURAN FUNGSI DAN PERAN WAHYU DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT, Cet. I; Bandung: Mizan.
Widjaja, H. A. W. (1997). KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN MASYARAKAT, Cet. III; Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sry Mayunita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
